4 Bakso Enak di Jogja Versi Gadisrakus

Iya, judulnya mesti gitu. Soalnya kalau gak gitu ntar ada aja yang protes “khak, bakso itu sih gak enak yang enak yang ini” atau “khak, yang jual bakso itu kan jomblo” Jadi daripada saya kesel sendiri mending dibikin versi saya aja, jadi ya suka-suka saya. Mwahahaha *evil laugh*

Anyway saya itu penggemar berat bakso bisa tiap hari makan tanpa bosan. Jadi saya cencunya punya standar sendiri bakso enak menurut saya. Okeee…cuss kita tengok..

# Bakso Pak Narto

Bakso Pak Narto ini salahsatu yang lumayan terkenal di Jogja, cabangnya ada banyak salasatunya dekat kost saya di daerah Gejayan (seberang Bebek Pak Slamet). Saya lumayan sering makan di sini, selain karena enak juga paling dekat secara lokasi jadi tinggal ngesyot. Saking seringnya semua menu udah saya cobain dan kayaknya kalau mereka keluarin member card mungkin saya udah dapat loyalty point yang cukup banyak #yakeles Bakso Pak Narto ada yang jumbo dan ada yang kecil, walaupun gak gitu garing tapi cukup kenyal dan terasa dagingnya. Ciri khas bakso Pak Narto ini gak seperti bakso Jawa lainnya yang pakai tahu dan bakso goreng. Kuah kaldunya juga enak, kadang saya minta ekstra satu mangkok lagi buat dikokop (serius!). Mi ayamnya juga lumayan enak. Harganya sekitar 14k per porsi.

# Bakso Uleg Temanggung


Bakso uleg ini lumayan lama lho berdiri, seinget saya jaman saya masih sekolah bahasa di Jogja tahun 2009-2010 udah ada. Lokasinya ada di Jl. Gejayan juga (dekat gang masuk jembatan merah, pas dipojoknya). Yang unik dari bakso uleg ini, gak ada sambelnya, jadi kalau mau pedas tinggal minta uleg berapa cabe di mangkoknya. Dan kalau gak suka kecap, bisa dibilang ke masnya soalnya kadang suka langsung diguyur kecap. Ciri khas lainnya adalah ada tambahan ketupat dan tahu goreng tapi tidak pakai mie dan sayuran. Kuah kaldunya lumayan enak, gurih tapi terasa agak bermecin. Baksonya garing dan terasa daging sapinya, rasanya sedikit seperti bakso supermarket. Cuma buat saya ya enak-enak aja. Harga per porsi 11.5k (tanpa ketupat).

# Bakso Jawi Bu Miyar


Bakso Bu Miyar juga termasuk yang banyak cabangnya di Jogja, yang saya cobain ini di daerah Jogonegaran (seberang Ibis Style). Seperti namanya bakso Jawi, bakso ini dilengkapi dengan bakso goreng dan tahu goreng. Btw bakso gorengnya enak, walau agak keras kalau gak dicemplungin dulu ke kuahnya. Dan menurut saya bakso bu Miyar ini paling mahal diantara yang lain sekitar 20k/porsi dan ekstra bakso gorengnya dihargai 5k/pcs. Cuma ya enak mau gimana lagi 😝

# Bakso Urat Arema Dr Yap


Bakso Arema yang berlokasi di jl. Teuku Cik Di Tiro (seberang RS Mata Dr Yap) ini termasuk yang legend juga karena udah lama berdiri #gakcapekapaya tempatnya gak fancy dan bukan berupa resto/kios, tapi tenda di trotoar! Tapi yang beli masyaallah ampe antri-antri. Kalau yang doyan urat sih pasti doyan, karena bakso uratnya cukup terasa uratnya (walau gak sekasar bakso uratnya Pak Narto!), kalau saya gak terlalu doyan urat jadi agak terganggu ya tau gitu minta bakso halus aja, kuahnya cukup gurih tapi overall rasanya sih sebenernya menurut saya B aja, tapi ya okelah kalau lagi di sekitaran sana dan pengen makan bakso! Harga lupa~tapi kayaknya gak lebih dari 15k.

Selain keempat bakso di atas saya juga pernah coba Bakso Bethesda (tapi yang di foodcourt Amplaz, bukan yang di kantin RS. cukup penasaran juga sih karena udah dua kali kesana selalu kecele karena kalau gak keabisan, ya lagi tutup). Tapi kalau bakso Bethesda yang di foodcourt Amplaz sih rasanya sama aja kayak bakso franchise-an lainnya disamping harganya yang cukup mencekik. Saya juga ingat sekitar tahun 2009-2010 dulu sempat heits Bakso Kepala Sapi, yang anak Jogja nanya dong itu tempat masih ada ga sih?

Sekian review perbaksoan saya yang geje ini. Ciao!

(Main Ke Pasar) – Pasar Beringharjo

Sebetulnya masih banyak nih materi kuliner sisa kemarin bertapa di Jogja, kayaknya mau saya selesaiin sekarang aja biar ga numpuk banget. Gadisrakus tuh sebenernya suka banget hunting kuliner di pasar tradisional kalau lagi pergi ke kota atau negara lain. Karena biasanya banyak yang jual makanan lokal. Salahsatunya Pasar Beringharjo yang terkenal sebagai pusat batik. Oke saya rekap aja ya kuliner Pasar Beringharjo yang wajib dicobain kalau lagi disana…mayankan recharge energi abis nawar batik

# Sego Empal Bu Warno

Salahsatu kuliner Beringharjo yang wajib coba adalah empal Bu Warno yang berlokasi di bagian timur pasar. Ancer-ancernya masuk ke pasar lewat pintu belakang Jl. Pabringan (yang dekat Taman Budaya) terus naik ke lantai 2. Kiosnya dekat yang jual buah-buahan. Berbeda dengan sego empal Mbok Wignyo yang cenderung manis, empal Bu Warno bercitarasa gurih, selera sih tapi saya lebih suka yang gurih-gurih. Dan dagingnya juga gak full daging seperti mbok Wig, bu Warno punya dicampur dengan sandung lamur. Persamaan keduanya sama-sama empuk dan dimakan pakai sambal bawang super pedas. Ada menu sayur asam sebagai tambahan lauk bila suka. Total kerusakan termasuk sayur asam dan teh hangat 23k.

Note: nggak jauh dari kios bu Warno ini ada juga empal bu Jum, hosipnya sih dia mantan tukang masak di bu Warno. Waktu itu disuggest kesini pas mau bawa pulang empal ke Jakarta karena kios bu Warno tutup, secara rasa emang gak beda jauh sih tapi tetep bu Warno lebih enak kalau menurut saya.

# Soto Pites Mbah Galak


Soto Mbah Galak ini ternyata salahsatu yang lumayan legendaris di pasar ini. Terbukti pas saya kesana rame aja yang makan, padahal kiosnya kecil dan agak pengap. Soto Pites ini basically adalah soto kudus tapi ditambahin cabe yang dipites langsung di mangkoknya. Kita bisa request berapa banyak cabe yang dimau tanpa keluar extra cost, asal jangan request cabe sekebon aja 😂 Sotonya lumayan seger dan pedasss (tentu saja) tapi sayang dikit banget porsinya. Rata-rata yang dateng sih pesen 2 mangkok. Total kerusakan soto, kerupuk, perkedel dan es teh adalah 15k aja. Mureeee..oh iya ini lokasinya juga di sebelah timur pasar tapi di lantai 1nya.

# Soto Daging Bu Pujo


Soto Bu Pujo yang berlokasi gak jauh dari Empal Bu Warno ini juga termasuk yang laris manis tanjung kimpul. Menu yang ditawarin seingat saya cuma soto ayam atau soto daging. Saya waktu nyobain soto dagingnya, lumayan seger, kuah kaldunya gurih tapi gak berlebihan, dagingnya lumayan banyak dan empuk. Cuma ya itu, porsinya sikit. Kayaknya harus minimal 2 mangkok juga sih kalau mau kenyang. Harga 15k/porsi.

# Pecel Senggol


Katanya gak lengkap ke Beringharjo tanpa nyicipin pecel senggolnya, itu lho ibuk-ibuk yang jual pecel di luar pasar. Sebenernya saya gak terlalu suka pecel sih, tapi demi pengen ngerasain suasananya yah dicoba lah. Saya beli di ibuk yang mangkal di sebelah kiri pintu keluar (arah ke Benteng Vrederburg). Sebenernya random mau makan yang mana aja menunya default kok alias itu-itu aja. Saya pesan pecel dengan mi goreng seharga 10k aja. Kalau laper boleh tambah nasi atau lontong, plus lauk-lauk yang tersedia. Tapi entah kenapa saya gak tega ngambilnya soalnya jualannya gak ditutupin terus banyak lalat seliweran. Jadi parno hehehe…Rasanya sendiri sih standar tapi ya banyak aja pengunjung capek belanja terus makan di sini bahkan ada beberapa turis asing juga.

Sebenernya masih ada banyak jajanan lokal yang bisa dicobain di area pasar seperti jenang gempol (ini adanya pagi sampai jam 9) dan sate kere (pernah cobain dan nggak doyan). Terus ada warung prasmanan masakan rumahan yang enak juga di dekat kios Mbok Galak, mungkin kapan-kapan bisa saya jajal. Ciao!

Nobody don’t know what they’re talking about. What I’m a do if I’m a stand am I’m a grab hands if I’m a interlock. What

changed so much. Ranking active players is difficult as well, considering their body of work is not complete.

Menjemput Impian ke Eropa

Source: dutchnews.nl

Eropa, nama itu beberapa tahun yang lalu cuma impian yang kayaknya gak mungkin kecapai. Tapi tetep sih saya masukin ke salahsatu bucket list benua yang saya pengen kunjungin sebelum meninggal. Berbekal rejeki nomplok dari pak suami (ehm…thanks hubby!) akhirnya saya nekat langsung beli tiket pesawat ke Amsterdam walaupun belum tau visanya bakal approve atau nggak! Iya, saya emang risk taker gitu anaknya. Saya beli tiketnya awal Januari tahun ini KLM Kuala Lumpur-Amsterdam seharga AU$1089 (saya beli di travel agent Flight Center di Wollongong, Australia), yang mana artinya saya hanya punya waktu 10 bulan untuk mempersiapkan tetek bengek untuk pendukung visa.

Sempet ngeri visa ga granted karena kondisi saya yang rada unik:

– murni IRT alias pengangguran alias gak kerja. Ada sih kerjaan dari blogging tapi ya tetep gak sering dan nilainya gak banyak. Jadi yah itung aja saya murni IRT

– menikah dengan WNA (Australia) tapi belum bikin spouse visa alias tempat tinggal sana-sini dengan visitor visa

– walau tinggal sana-sini tapi rekening saya pakai bank Aussie. Yang mana saya pernah baca salahsatu post member di traveling forum yang saya ikutin di FB yang kebetulan dia anak WHV di Aussie dan mau ngajuin Schengen, rekeningnya dipermasalahkan karena rekening bank asing (dan tidak buka di Indo).

Dengan kondisi unik tsb akhirnya ngebuat saya jadi banyak baca, cari referensi sebanyak-banyaknya tentang pengurusan rekening visa Schengen ini. Khususnya buat ibu rumah tangga (kebanyakan post yang saya temui adalah buat orang bekerja dan wiraswasta). Jadi buat yang kasusnya rada mirip sama saya, nih saya jabarin ya dokumen apa aja yang harus disubmit:

– Print kertas appointment ~ bikin appointment dulu tanggal dan jam yang diinginkan di website masing-masing kedutaan yang mau dituju, kalau sudah appointment yang dikirim ke email diprint. Tips: buat appointment minimal 2 bulan sebelum tanggal janji temu terutama kalau ingin apply di VFS Netherlands yang selalu full

– Formulir visa ~ bisa search dan diunduh di google. Cara pengisiannya bisa dilihat di blog Winny Marlina. Thanks Win!

– Paspor lama dan baru, asli dan fotokopian

– KTP, KK, Akta Lahir, Akta Nikah ~ ditranslate ke bahasa Inggris/Belanda, gak perlu pakai sworn translator tapi karena saya mungkin butuh buat urus spouse visa tahun depan jadi saya pakai jasa sworn translator yang ada di VFS Kuningan City, bayarnya 175ribu/lembar. Untuk akta nikah saya gak translate karena sudah dwi bahasa. Jangan lupa bawa fotokopian yang berbahasa Indonesianya juga ya. Tips: buat yang mau pakai sworn translator, jangan lupa nomor registrasi di tiap-tiap terjemahan dicatat yah jadi in case butuh lagi gak usah terjemah ulang tapi cukup sebut nomor registrasinya aja dan mereka akan cetak+legalisir dan hanya bayar 50ribu aja.

– Itinerary ~ kalau diketerangannya sih rencana perjalanan bisa berupa reservasi tiket. Kalau yang ini saya melampirkan tiket KLM saya Kul-Ams-Kul dan tiket AirAsia pp Jk-Kul-Jkt. Note: kedutaan Belanda tidak menyarankan untuk membayar reservasi tiketnya duluan alias boleh pakai tiket dummy. Cuma kalau saya mikirnya, tiket yang fully paid harusnya bisa jadi consideration mereka kasih visa karena sudah fix akan pulang lagi ke Indonesia.

– Asuransi perjalanan ~ tadinya baca di blognya Winny Marlina tertarik pengen pakai ACA karena lebih murah tapi rada ribet harus bank transfer segala. Secara saya gak punya rekening bank Indo, akhirnya saya beli AXA Smart Traveller di boothnya di VFS Kuningan City sekalian masukin dokumen terjemahan. Pembayarannya bisa dengan cc, debit atau cash.

– Bukti reservasi hotel ~ yang ini juga gak harus dibayar dulu kok, bikin aja dummy yang bisa free cancellation. Tips: salahsatu pertimbangan Schengen di approve atau nggak itu bukti bookingan hotelnya gak boleh bolong-bolong. In case bisa siapin tiket antar negaranya sih gak masalah, tapi setau saya tiket antar negara itu non refundable kalau visa ditolak. Jadi agak riskan. So mending bikin bookingannya aja yang jangan bolong. Contoh: di amsterdam 1-5, brussels 5-8, paris 8-12 dst gitu. Kalau kamu bookingnya amsterdam 1-5, brussel 6-8 biasanya antara tanggal 5 dan 6 akan timbul pertanyaan kamu nginep dimana.

– Itinerary ~ selain bukti reservasi hotel saya juga sertakan itinerary kasar dan budget plan, apa yang saya mau lakuin disana, tinggal dimana, berapa lama, ongkosnya berapa, tiap-tiap negara. Ini usahakan dibikin sama seperti reservasi hotelnya yah. Saya juga bikin budget plan, biar mereka tau kalau jumlah tabungan sekian make sense dengan pengeluarannya. Tapi kalau gak mau repot bikin juga gpp, kalau saya emang orangnya detail banget. Oiya, itinerary ini saya banyak contek dari blognya Winny Marlina, thanks Win!

– Untuk menjamin kita balik lagi ke negara asal, buat IRT yang gak kerja kayak saya pilihannya cuma 2, yaitu:

  • Surat ijin dari suami dalam bahasa Inggris, di sini harus distate bahwa suami mengijinkan kita pergi dari tanggal berapa sampai tanggal berapa, dengan pesawat apa. Dan menjamin kita gak cari kerja ilegal disana dan bakal balik lagi ke negara asal. Sebagai tambahan suami juga state bahwa saya akan pergi ke Eropa sendirian seperti trip-trip saya yang lain (saya mah emang gitu, biar uda double tetep lebih suka pergi sendokiran ) . Saya juga sertakan nomor telpon suami yang bisa dihubungi in case Kedutaan gak percaya dan pengen cek ke suami saya kalau bener istrinya pergi uda ijin bukan minggat 😝 Buat dokumen pendukung suami saya menyertakan pasport dan payslips (sebagai pernyataan sumber keuangan, jadi gak perlu minta surat keterangan kerja ke perusahaannya, kebetulan suami selalu dapat payslips tiap gajian)
  • Sertifikat rumah/tanah ~ di lembar checklistnya sih dibilangnya imovable property certificate. Yang ini saya terjemahkan dengan sworn translator juga. Jangan lupa bawa fotokopinya yang berbahasa Indonesia ya..

– Rekening koran 3 bulan terakhir & Bank Reference ~ Kemarin saya hanya menyertakan bank statements dan bank reference yang saya download melalui ebanking dan tidak pakai cap resmi banknya! Padahal yang saya baca-baca bank reference harus asli dan ada cap. Jadi kemarin itu karena saya udah di Indonesia sejak Juni (yang mana baru mau lodge visa di bulan Oktober) jadi saya gak sempat bikin bank reference langsung ke bank Commonwealth di Wollongong. Saya sudah mencoba menghubungi orang banknya langsung melalui twitter dan jawabannya adalah suami saya disuruh coba datang ke Combank Wollongong. Pas suami saya kesana dibilang ama staffnya kalau pembuatan bank reference tidak bisa diwakilkan even oleh spouse (walaupun on behalf dan pakai surat kuasa dari saya). Terus saya sempat panik dan mengirimkan email ke VFS Netherlands mengenai hal tsb, kata mereka gpp kalau memang gak ada. Karena yang mereka butuh liat itu, saldo akhir, cash flow yang stabil, nama pemilik rekening, nomor rekening dan alamat. Berbekal email dari salahsatu staf VFS itu jadi saya hanya download yang ada aja dari ebanking.

– Sebagai bukti pendukung bank statements, saya menyertakan surat keterangan dari Dept Housing Wollongong bahwa alamat saya di rekening Bank ikut domisili suami selama di Aussie.

– Untuk dokumen pendukung lainnya saya menyertakan tiket Flixbus Paris-Dusseldorf dan Dusseldorf-Amsterdam yang udah dibayar. Kebetulan waktu itu lagi baca-baca forum travel di FB terus nemu salahsatu member yang lagi jual voucher sisa Flixbusnya yang gak terpakai €25/pcs untuk rute bebas, jauh-dekat. Saya pikir sih lumayan karena untuk rute saya yang diatas harga per-rutenya sekitar €29-€32. Jadi ya udah saya sikat aja, padahal visa aja belum yakin diapprove 😅

Di tanggal appointment yang saya inginkan, yaitu 11 Oktober 2017 jam 1.15pm saya menaruh berkas-berkas tersebut dan membayar sekitar 1,380k. Setelah dokumen selesai dicheck, lalu saya melakukan biometri (sidik jari) dan disuruh tunggu 15 hari kerja. Tapi kenyataannya dalam waktu 7 hari kalender aja visa saya sudah keluar. Sempet deg-degan bakal ditolak karena tabungan saya gak nyampe 50juta kayak orang-orang, tapi ternyata…….GRANTED cyiiiinnn! Puji Tuhan! 🙏🏻

So tinggal nunggu bulan depan aja nih dan saya siap untuk memulai petualangan yang baru. Europe, i’m komeeeengg! Uhuuuyyy!

21 hours ago Jacksonville kicks off their season at home against Cam Newton and the Panthers. The Panthers and Jaguars,

major natural disaster was apparent Aug. 29 as more trucks of supplies rolled in, and almost none rolled out. Roads… Continue reading »

DE Kony Ealy could start for Jared Allen (fractured bone/foot). Led NFL with franchise record 500 points scored in regul

travels with around 180 people including players, coaches, trainers and other personnel who all need to be flown over, lodged… Continue reading »

Similarly, if Pitt’s Nathan Peterman, who might be a good system fit for the Giants, is McAdoo’s one and only guy and he

last season when he decided to sit, and then kneel, during the national anthem to protest mistreatment of African Americans… Continue reading »

All of them stood during the anthem, with arms still locked.. Donald Trump tapped into this anger in the 2016 presidenti

10 percent. Cleveland mayor Frank Jackson earns $132,775 as of 2009 and was scheduled for a 2 percent salary increase… Continue reading »

Bihun Bebek Pemersatu Keluarga

Tanpa stiker nama di stall. Hanya ada spanduk dengan tulisan yang mulai kabur. (Foto diambil jam 7:30 pagi).

Kalau bicara dompet lagi tebel dan bosan sarapan mie balap, boleh banget pilih bihun bebek sebagai alternatif sarapan. Yesss, ini sesuai dengan survei teraktual dari MaMa Institute yang membuktikan rata-rata harga seporsi bihun bebek di kota Medan saat ini dimulai dari 25ribu rupiah.

Jadi, personally buat MaMa kalau tiap hari sarapan dengan budget segitu maka jatah uang belanja sayur setiap pagi cuma sanggup beli daun ketumbar. Sedih…

Bihun Bebek Ahiok. Seporsi 30ribu.

Ceritanya kali ini kita bakal mengulas tentang ieie Ahiok yang sudah berjualan bihun bebek di Jalan Gedeh selama 25tahun. Entah lagi tren atau memang hilang akal mencari nama yang tepat. Bihun bebek yang satu ini memang tidak memiliki plang atau stiker nama. Lalu, MaMa lihat langganan yang berdatangan disini menyapa si penjual dengan nama Ahiok. Maka supaya kalian ga bingung, MaMa sebut aja Ak Bihun Ahiok biar mudah dibedakan dengan stall ak bihun lainnya yang ada di jalan ini. Oh satu lagi, di depan ada hint berupa spanduk dengan tulisan Ak Bihun Gedeh, tapi tulisannya sudah agak kabur. Hahaha.

Buka dari jam 7 pagi sampai 11 siang tapi biasanya untuk daging bebek jam 9 pagi sudah habis dan hanya tersisa daging ayam. Walau begitu, kuah yang disajikan tetap merupakan kuah bebek.

Memang gak heran kalo melihat antriannya yang super rame dari jam 7:30 pagi. Ramenya begitu aduhai, makan di tempat aja perlu antri. Hal ini juga karena faktor lokasi dine-in mereka yang kecil dan sempit. Hanya ada beberapa meja.

Aneka pilhan lauk pelengkap dan seladaSuasana dine in yang masih sederhana

Untuk harga 30ribu seporsi sebenarnya cukup worth it dengan rasa dan porsi daging bebek yang ditawarkan. Ada juga pilihan lauk pelengkap selain bebek seperti bakso ikan, jeroan, hati ampela hingga lidah sapi. Versi standar sebenarnya sudah include bakso ikan tapi kalau mau ganti dengan jeroan atau lauk yang lain juga bisa.

Semuanya fleksibel tergantung selera masing-masing, nantinya ieie Ahiok yang akan mengatur banyak porsi lauknya agar tetap 30ribu. Kalau masih tidak puas dan merasa kurang dengan porsi lauknya, solusinya kalian bisa minta tambah lauk dengan penambahan biaya.

Tak lupa taburkan fried garlic biar makin ajibMinyak jahat dari hasil rebusan kuah juga dibuang, jadi sedikit lebih baik untuk dikonsumsi

Seperti yang sudah pernah disinggung di artikel bihun bebek sebelumnya, ada dua versi bihun bebek dari jenis kuahnya. Ada tipe herbal dan tipe kaldu bebek. Kuah bihun bebek disini tipenya lebih ke arah kaldu bebek yang dominan dengan sedikit citarasa herbal. Ada aroma khas dari kaldu bebek yang sudah direndam dengan tulangnya dalam kurun waktu tertentu.

Lalu, menurut ieie Ahiok untuk memberi citarasa manis yang khas pada kuahnya ia menambahkan sedikit lo han kuo dan ginseng. Supaya makin sip, kuah bebek disini juga dikasih kichi (goji berry kering).

Bihun Bebek jadi makin sip dengan sambel cabe ijo & fried garlic

Alkisah ieie Ahiok ini sebenarnya sejak kecil sudah ikut bantu jualan bihun bebek bersama mama-nya dan sekarang ieie Ahiok sudah married dan punya dua anak yang juga ikut aktif membantu usaha bihun bebek ini.

Saya pribadi cukup kagum melihat aksi dua anak millenials ini mau turun tangan membantu ibunya. Ieie Ahiok juga bercerita kalau kedua anaknya gak mengeluh walau harus bangun lebih pagi untuk membantu persiapan berjualan.

Sebuah fenomena masa kini yang cukup langka karena anak di usia seperti mereka biasanya cenderung malas untuk beraktivitas di pagi hari. Apalagi disuruh jual sarapan segala. Padahal kalau mau, mereka juga punya pilihan untuk bangun lebih siang, main game online atau leha-leha di kasur. Toh sebenarnya bukan faktor si nyokap gak sanggup untuk hire pembantu tambahan loh.

So, for me personally. I really do respect both of them because their sincerity for the family. Jadi ini bukan cuma kisah semangkuk bihun bebek yang enak untuk sarapan tapi juga sebuah reminder buat kita agar merenung kembali sudah sejauh mana kita berbakti kepada orang tua kita. Yummm.

Ieie Ahiok dengan kedua anaknyaAk Bihun Ahiok
Jalan Gedeh no 20
Buka: 7 pagi — 12 siang
Lokasi:
https://goo.gl/maps/jkTvpHpLoFU2

Bihun Bebek Pemersatu Keluarga was originally published in Makanmana on Medium, where people are continuing the conversation by highlighting and responding to this story.

Kuliner Bogor – Lapis Bogor Sangkuriang

Tekstur cake-nya yang lembut dengan taburan keju yang generous, membuat kudapan ini dapat merebut tempat di hati para penikmatnya. Branding “Lapis Talas Bogor” yang disematkan pun menjadikannya sebagai salah satu buah tangan favorit dari Kota Hujan saat ini. Dan tak hanya sebagai oleh-oleh, buat saya LBS menjadi teman minum teh yang melenakan

Wisata Kuliner Indonesia #412
Kuliner Bogor
Lapis Bogor Sangkuriang
www.lapisbogor.co.id

Bogor terkenal sebagai salah satu kota yang menjadi destinasi wisata kuliner di Indonesia. Tak heran, buah tangan dari kota ini banyak diburu oleh para wisatawan khususnya di akhir pekan. Roti Unyil, Asinan, Macaroni Panggang, Pia Apple Pie dan sebagainya sudah terkenal sejak lama sebagai ikon oleh-oleh kuliner kota Bogor. Tapi siapa yang menyangka, di tahun 2011 muncul lagi sebuah ikon yang menjadi pelopor dan menyodok di deretan terdepan sebagai pilihan oleh-oleh kota Bogor, yaitu Lapis Bogor Sangkuriang (LBS). Kenapa LBS ini bisa menjadi fenomenal dan merebut hati para wisatawan kota Bogor?

Saya masih ingat dulu Lapis Bogor Sangkuriang ini mulai menjajakan “kue”-nya di sebuah ruko sederhana di ruas Jl. KH Sholeh Iskandar, yang dikenal juga dengan sebutan Jl. Baru. Begitu mulai dikenal, LBS membuka kembali sebuah outlet di tempat yang cukup strategis di Jl. Pajajaran yang langsung booming dan nge-heitz sebagai oleh-oleh bogor yang kekinian. Tak jarang, sejak pagi kita dapat melihat antrian mengular di depan outlet ini, bahkan pembeliannya sampai harus dibatasi untuk setiap pelanggannya, apalagi di akhir pekan.

Ada beberapa hal yang menurut saya menjadikan LBS dapat cepat menjadi ikon oleh-oleh dari Bogor. Yang pertama adalah branding “Lapis Talas Bogor” menjadikan LBS langsung dengan mudah dikenal sebagai pilihan oleh-oleh kota hujan ini. Kedua adalah metoda promosi above-the-line dan below-the-line yang terintegrasi dengan ciamik menjadikannya cepat dikenal masyarakat. Melalui media sosial (Twitter pada saat itu) dan direct promotion, masyarakat “dipaksa” aware akan kehadiran kudapan baru khas bogor ini, dan konsistensi model promosi ini terus dipertahankan sampai sekarang dengan inovatif mengikuti trend yang ada. Dan yang ketiga, tentunya ada di kualitas produknya. Tekstur cake-nya yang lembut dengan taburan keju yang generous membuat gelar “enak” layak disandang sang Lapis Bogor Sangkuriang. Pujian banyak mengalir dari teman-teman saya yang baru pertama kali mencoba LBS, terutama di rasa cake dan kelembutannya. Terus berinovasi, tampaknya juga menjadi salah satu kunci keberhasilan dari LBS, saat ini banyak varian yang bisa kita temui di tokonya. Selain Lapis Original sekarang kita bisa cicipi rasa blueberry, tiramisu, sokelat dan capuccino. Selain itu ada juga varian brownies, chocovila, durian, cocopandan dan sebagainya. Dan harganya pun terjangkau, rata-rata varian tersebut bisa ditebus dengan harga 29ribu rupiah saja, kecuali varian brownies (32ribu), durian dan strawberry keju (33ribu)

Lapis Bogor Sangkuriang sekarang sudah punya 6 outlet di berbagai penjuru kota Bogor, yaitu di Jl Pajajaran, Jl KH Sholeh Iskandar, Puncak, Cibonong, Stasiun KA dan Dramaga. Kesuksesan Lapis Bogor Sangkuriang ini membuat banyak pembuat kue untuk mencoba mengikut jejaknya membuat cake serupa. Tak heran, saat ini sudah banyak bermunculan produk “Lapis Talas” yang mengekor keberhasilan LBS, tetapi sang pelopor tetap menjadi pilihan utama di hati penggemarnya. Benar ternyata kata orang, segala ‘Yang Pertama’ memang sulit dilupakan.